Senin, 28 Juni 2010

Dalil dari al-Q ttg keutamaan sedekah


“Tidak akan pernah berkurang harta yang disediakan…kecuali ia bertambah..bertambah..bertambah..” (HR. At-Tirmidzi)

“Siapa yang memberi pinjaman kepada Allah denga pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan  balasannya dan baginya pahala yang mulia.” (QS. Al-Haffid 57:11)

“..dan (janganlah kamu takut kepada kemiskinan karena membelanjakan harta di jalan Allah..” (QS. Al-Baqarah 2:35)

“Kamu tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sehingga kamu manafkahkan sebagian harta yang kamu cintai..”(QS. Ali-Imran 3:39)

“ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka diantara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kiikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan (Nya)..” (QA. Muhammad: 38)

“Dan Allah senantiasa memberi pertolongan kepada hamba-Nya selama ia menolong saudaranya.” (HR. Muslim)

Sedekah tidaklah mungkin mengurangi harta

Sedekah tidaklah mungkin mengurangi harta ... Yakinlah!

Dari Asma binti Abi Bakr, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda padaku,

لاَ تُوكِي فَيُوكى عَلَيْكِ
"Janganlah engkau menyimpan harta (tanpa mensedekahkannya). Jika tidak, maka Allah akan menahan rizki untukmu."

Dalam riwayat lain disebutkan,

أنفقي أَوِ انْفَحِي ، أَوْ انْضَحِي ، وَلاَ تُحصي فَيُحْصِي اللهُ عَلَيْكِ ، وَلاَ تُوعي فَيُوعي اللهُ عَلَيْكِ
"Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barokah rizki tersebut[1]. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu."[2]

Hadits ini dibawakan oleh Yahya bin Syarf An Nawawi dalam Riyadhus Shalihin pada Bab "Kemuliaan, berderma dan berinfaq", hadits no. 559 (60/16).